Thursday, November 6, 2008

Saya dan teman-teman saya

fun irreplacable memories somewhere in 2002


Teman-teman saya adalah akar dari diri saya yang membuat saya seperti sekarang ini

Saya bersyukur karena nenek punya selera humor yang aneh dan bengkok, dia selalu mewarnai hidup saya dan membuat saya tertawa, sampai saat ini belum ada yang menyaingi dia dalam soal jenaka, bahkan di belahan dunia lain. Saya bisa berargumentasi bahwa nenek juga sangat artistik tapi saya malas mengakuinya karena saya sedikit kompetitif dalam soal artistik dan seni

Saya bersyukur karena Gita sangat simpel. Dunia Gita selalu merah jambu dan mudah dimengerti, saya tak bisa berargumen bahwa Gita tak pernah pikir dua kali dalam membantu orang lain (Masih ingat kecelakaan bus Bali Git? Gue masih) Gita juga saingan saya dalam soal lamanya berpergian ke alam lain (tidur).

Saya selalu mendapat stimulasi mental dan pikiran dari Sofi. Sofi berwawasan luas dan tidak pernah bias dalam sesuatu, entah bagaimana caranya dia selalu bisa berdiri ditengah-tengah sesuatu tanpa mengambil pihak. Saya lumayan iri karena Sofi akan bisa berbahasa 3 bahasa dengan fasih melebihi saya (huh)

Dalam soal solidaritas terhadap teman, Abay nggak bisa dikalahkan, dia juga saingan dalam hal makan-makan. Pencetus ide untuk senang-senang, selalu saja ada ide untuk pergi ke puncak bareng temen-temen, main billiard di tempat gelap temaram (ih), dan sebagainya.

Itulah saya dan teman-teman saya

Tuesday, November 4, 2008

I Love Boots

My Andrea Biani Boots 100% leather, 120% confidence

Gabriella Rocha Studio Christianna in Black; I want this so bad



Seandainya...

Seandainya saya tidak terlihat dodol memakai sepatu boot di musim panas
Seandainya memakai sepatu boot di musim panas itu nggak terasa panas di jempol-jempol kaki saya yang tidak sempurna pertumbuhannya...

Seandainya memakai sepatu boot di gym itu diperbolehkan
Seandainya memakai sepatu boot di kolam renang itu nggak membuat saya jadi topik baru skandal di universitas....


Saya akan memakai sepatu boot di mana saja, kapan saja, tak pernah kan kulepaskan...

Cintaku cintaku sayangku...sepatu boot-ku

Wednesday, October 1, 2008

Religion 101


(Pic attached: Boobs on bike parade)

Hari ini saya mau ngobrol soal agama.

Nggak, bukan karena saya adalah orang yang religius.

Bukan pula karena hari ini hari Idul fitri. Tapi karena hukum anti pornografi.

He? Hukum anti pornografi? Um...hemm...

"Apapun yang bisa membangkitkan gairah seksual adalah pornografi dan karena itu dilarang apa-pun bentuknya."

Beberapa hari lalu saya sedang menjadi hantu di internet dikarenakan tugas kuliah yang menumpuk. Tanpa sengaja saya baca berita bahwa di Indonesia, grup extremist Islam sedang mencoba menjadikan hukum anti pornografi legal.

For complete news check this site : http://www.thejakartapost.com/news/2008/04/02/suffering-pornophobia.html

Menurut saya itu goblok, tolol, terbelakang dan nggak perlu. Kenapa? Bukan karena saya pro grafik-grafik porno dan saya takut kalau saya nonton film bokep saya bakal ditangkap. Bukan pula karena saya anti agama Islam, lah gimana mau anti kalau dari lahir sudah dicap Islam dan dibesarkan dengan cara Islam?

Menurut saya itu goblok, suatu langkah menuju ke belakang. Kenapa? Mari kita kembali ke habitat manusia yang, 'semakin dilarang, semakin penasaran.'

Indonesia - Jakarta yang saya tinggalkan 6 tahun lalu, adalah tempat yang sangat tidak nyaman untuk ditinggali oleh kaum wanita.

Wanita jalan malam diperkosa - "Yah gimana, cewek malam-malam jalan sendirian sih,"

Wanita pakai rok pendek diperkosa - " Yah gimana, abis roknya pendek banget, kaya minta aja"

Wanita pakai kaos tangan buntung karena udara panas, "Pamer kulit tuh, pamer."

F*#@!!!!!!!!!!!!

Selalu aja salah cewek. Jadi kalau cewek cantik sedikit, mulus sedikit, bukan salah cowok mereka diperkosa atau di colek di sarana transportasi umum, atau disiul-siulin.

Bukan salah cowok kalau mereka tuh nggak hormat, nggak sopan, ngganggep cewek sebagai objek pemuas napsu..nggak tentu aja bukan salah cowok. Cowok cuma jadi cowok, hormonal, hornian...wajar. Ibarat kucing dikasih dendeng, bukan salah kucingnya ngambil dendeng di meja makan, salah dendengnya kenapa ada di meja makan?

Moral cowok Indo - walaupun nggak semua kaya gitu, hampir semuanya kaya gitu.

Definisi dari "Apapun yang bisa membangkitkan gairah seksual adalah pornografi dan karena itu dilarang apa-pun bentuknya" itu apa?

Konteksnya terlalu general, terlalu luas. Jadi kalau cewek senyum dan cowoknya horni....itu pornografi? Jadi kalau cewek lewat jalan cowok horni....itu pornografi?

Sekarang kalau emang cowok itu hormonal dan gampang horni...kalau gitu cowok duduk di mobil, kereta, bus dan transportasi itu goyang dan 'adik'nya cowok itu berdiri....sarana transportasi itu pornografi?????

NGGAK MASUK AKAL. BODOH. TERBELAKANG.

Ditempat dimana saya tinggal sekarang, pornografi legal, gay legal, tempat jualan sex toys legal...(adalah suatu tempat dimana orang2 beragama dan religius menyebutnya sebagai tempat setan).


Tapi di tempat saya, cewek dihormati lebih daripada cowok.
Statistic pemerkosaan rendah
Statistic sexual abuse rendah
Statistic kriminal rendah
Statistic penggangguran rendah. Kenapa? Karena yang dilarang itu menyebabkan masalah.

Contoh

Dengan porno (DP) : Horni - masturbasi sendiri.
Tanpa porno (TP) : Horni - tunggu cewek lewat, *perkosa*

DP : cewek telanjang - biasa aja kok, cuma toket doang
TP : cewek telanjang - Gilaaaa adik gue berdiri *perkosa*

DP: Malam pertama - This is how you should treat a woman (providing the porn that you watch is not beastiality)
TP : Malam pertama - *shut - brek - selesai* (5 menit)

Bener-bener deh....kalau agama cuma mempromosikan betapa rendahnya wanita, menghambat produktifitas, saya lebih baik jadi Atheis.