Wednesday, August 14, 2013

Kabut

Kabut itu datang lagi Sinar cahaya itu perlahan mulai merenyap termakan titik titik hitam bulat bulat Hhh... Kuhela nafasku Ah ya, kabut itu datang lagi Salahku yang terbuai Salahku Kabut itu turun Tak kuasa menghindar Disinikah tempatnya? Seharusnya ku tak bimbang Seharusnya dari pertama kuindahkan Seharusnya dari pertama kubiarkan Mengapa memaksa sesuatu yang tak bisa Membuat semua orang menjadi sedih Tak pantas menari diatas penderitaan orang lain Biarlah kabut ini menarikku Dalam sunyi dalam sepi Semua nyaman Anggap semua tak ada Kembali menjadi zombie hidup Tak apa

Sunday, March 31, 2013

Jendela

Dia datang

Menabuh Genderang
Begitu berisik
Kacaukan semua hening

Bangunkan dari meditasiku
Distorsi iramaku

Terhenyak aku
Dalam lamunku

Ada apa ini
Langkahku terhenti sesaat

Mau tak mau kumenoleh

Dia menyibak yang tak tersibak
Mendengar yang tak terdengar
Melihat yang tak terlihat
Datangi malamku


Melantunkan dawai
Seirama denyutku


Oh ternyata aku...
Masih punya denyut
Haha
Kapan terakhir kali dia berdetak?


Betapa nyaman di hutan ini
Gelap sempurna
Dimana semua bisa nampak
Timbul dan tenggelam


Kuncinya sudah kubuang dan kulupakan
Mungkin waktu
Yang telah lama menjadi sahabatku
Akan membantuku mengingat
Dimana aku

Menyimpannya