A blog for a self remainder, medium of expression, contemplation and memory database for all the information I've encounter
Wednesday, August 14, 2013
Kabut
Kabut itu datang lagi
Sinar cahaya itu perlahan mulai merenyap
termakan titik titik hitam bulat bulat
Hhh...
Kuhela nafasku
Ah ya, kabut itu datang lagi
Salahku yang terbuai
Salahku
Kabut itu turun
Tak kuasa menghindar
Disinikah tempatnya?
Seharusnya ku tak bimbang
Seharusnya dari pertama kuindahkan
Seharusnya dari pertama kubiarkan
Mengapa memaksa sesuatu yang tak bisa
Membuat semua orang menjadi sedih
Tak pantas menari diatas penderitaan orang lain
Biarlah kabut ini menarikku
Dalam sunyi dalam sepi
Semua nyaman
Anggap semua tak ada
Kembali menjadi zombie hidup
Tak apa
Subscribe to:
Posts (Atom)